Dilema Baik Buruk Tembakau

Pada umumnya tembakau dikenal masyarakat sebagai bahan yang merugikan jika dikonsumsi, seperti halnya tembakau yang terdapat pada rokok. Efek buruk yang dapat ditimbulkan dari penggunaan tembakau di dalam rokok, seperti iritasi mata dan hidung, sakit kepala, tenggorokan serak, batuk,  pusing dan gangguan pernapasan serta dapat mengakibatkan penyakit jantung, paru-paru dan kanker.

Tahukah pioneers bahwa selain memberi efek buruk ternyata tembakau juga memiliki efek yang baik loh. Salah  satunya sebagai antimikroba. Antimikroba ini dapat diperoleh dari ekstrak tanaman tembakau non rokok. Dari penelitian yang telah dilakukan, ternyata ekstrak tembakau terindentifikasi sebagai senyawa antimicrobial terhadap beberapa golongan mikroba seperti E. coli, S. aureus, P. aeruginosa. Ekstrak tembakau memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Kandungan ekstrak etanol minyak atsiri dari tembakau inilah yang memiliki peranan paling efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Selain sebagai antimikroba, ekstrak tembakau dapat digunakan untuk pengendalian wereng coklat dan sebagai pengawet pada bamboo apus. Ekstrak tembakau  akan berdifusi sehingga dapat mematikan rayap pada kayu kering tersebut. Kandungan nikotin dari daun tembakau pada ekstrak  tembakau ini bersifat racun pada serangga. Sehingga penggunaan ekstrak pada bambu dapat membunuh rayap.

Selain itu, daun tembakau mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan fenol. Dua senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang dapat mencegah terjadinya kanker (anti-karsinogenik), anti proliferasi, antiinflamasi serta member efek proteksi terhadap penyakit kardiovaskuler. Dan tembakau juga mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan yang dapat bereaksi dengan antiradical bebas dan member efek proteksi sel. Di dalam daun tembakau terdapat Zinc (Zn) yang berguna dalam pembentukan struktur enzim dalam tubuh.

Nah pioneers, ternyata tembakau memiliki banyak keuntungan namun juga dapat menimbulkan kerugian. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan apa yang ada dari tembakau dengan baik dan benar, bukan begitu pioneers? (Esti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *