Teh Oolong, Minuman Anti-Obesitas

Obesitas mungkin sudah menjadi masalah yang sangat umum di berbagai negara. Obesitas merupakan suatu masalah pertumbuhan dimana penderita mengalami kelebihan berat badan. Penyakit ini dapat mengurangi kualitas hidup karena dapat memicu munculnya berbagai penyakit lain pada tubuh penderitanya, misalnya diabetes, jantung koroner, hipertensi, dan lain-lain.  Biasanya penderita obesitas akan mecoba banyak cara untuk mengurangi berat badan mereka, diantaranya yang paling sering dilakukan adalah diet ketat. Namun, tahukah anda bahwa teh oolong dapat memberikan aksi anti-obesitas?

Apa itu tehoolong? Mungkin sebagian besar dari kita masih asing dengan jenis teh yang satu ini. Teh oolong adalah teh yang berasal dari negara China. Lalu apa yang membedakan teh ini dengan jenis teh yang lain? Tehhijau, teh hitam, dan teh oolong sejak lama sudah dikenal sebagai minuman kesehatan di seluruh dunia, terutama untuk mencegah obesitas dan memperbaiki metabolism lemak. Namun diantara tiga jenis teh tersebut, teh oolonglah yang secara tradisional dilaporkan memiliki efek anti-obesitas dan mencegah hipolipidemia. Hipolipidemia merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan penurunan kadar lemak dalam darah.

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menguji kebenaran mengenai adanya efek anti-obesitas yang ditimbulkan oleh teh oolong. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sebanyak 70% dari subjek uji obesitas, menunjukkan penurunan berat badan sebesar 1 kg, sedangkan sebanyak 22% mengalami penurunan berat badan lebih dari 3 kg. Selain itu, kandungan lemak dibawah kulit juga mengalami penurunan sebesar 12% pada wanita. Hasil penelitian ini memang lebih signifikan pada wanita dibandingkan laki-laki.

Hasil penelitian juga menyebutkan bahwa mekanisme teh oolong dalam mencegah hipolipidemia berkaitan dengan kandungan catechin. Catechin dapat menurunkan kandungan lemak dalam tubuh dengan meningkatkan metabolism lemak. Konsumsi teh oolong secara teratur dapat mencegah obesitas.

Mengobati obesitas sebenarnya tidaklah harus dengan melakukan diet ketat yang terkadang justru membuat diri sendiri tersiksa. Jika ada cara yang lebih mudah kenapa tidak dicoba ? Mulailah dengan yang sederhana tetapi teratur, karena hal tersebut terkadang justru memberikan hasil yang lebih baik. Jadi, jangan ragu untuk mencoba mengonsumsi teh oolong sebagai terapi anti-obesitas Anda.

 

Penulis: Desy Widyastuti

 

Sumber:

Chen, Ling, et al, 2009, Chinese Journal of Integrative Medicine (2009) Vol. 15(1): Beneficial effects of oolong tea consumption on diet-induced over weight and obese subjects, China.

L-K Han, et al, 1999, International Journalof Obesity (1999) 23: Anti-obesity action of oolong tea, Stockton Press, United Kingdom.

Moghaddasi, Mohammad Sharrif, and Hamed Haddad Kashani, 2012, Scientific Research and Essays Vol. 7(13): Effect of tea in the treatment of obesity, Academic Journals.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *