Hindari Alkohol demi Buah Hati Sehat dan Normal

FASD_heart_on_belly

Apakah Pioneers penggemar alkohol? Apabila kamu seorang wanita hamil dan kecanduan meminum alkohol, maka sebaiknya kamu menghentikan kebiasaan tersebut sebelum sesuatu yang buruk terjadi pada buah hati. Mengapa? Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak penjelasan berikut.

Pernahkan anda mendengar istilah FASDs (Fetal Alcohol Spectrum Disorders)?

Photo_of_baby_with_FAS4453490_orig

Fetal Alcohol spectrum disorders (FADs) merupakan abnormalitas yang dapat terjadi pada bayi atau anak akibat dari mengkonsumsi alkohol oleh si ibu selama proses kehamilan. Pada saat Ibu hamil, alkohol yang dikonsumsi akan berada didalam aliran darah ibu, menembus pembuluh darah melalui celah-celah sel pembangun dinding pembuluh darah. Kemudian, alkohol masuk ke dalam tubuh janin melalui plasenta.

Alkohol memiliki berat molekul yang rendah dan larut dalam air sehingga mudah untuk masuk ke kapiler darah dalam plasenta. Sehingga, ketika ibu mengkonsumsi alkohol, maka janin juga secara tidak langsung mengkonsumsi alkohol. Alkohol ini akan mengganggu proses pertumbuhan janin sehingga timbul berbagai abnormalitas hingga kematian.

Lalu, apakah ada batasan jumlah aman dalam mengkonsumsi alkohol? Dapat dikatakan bahwa tidak ada batasan jumlah aman dalam mengkonsumsi alkohol selama berlangsungnya kehamilan! Untuk mencegah FADSs, merupakan suatu keharusan bahwa ibu hamil harus menghentikan konsumsi alkohol salama proses kehamilan berlangsung.

Tanda-tanda dan gejala FASDs sangatlah luas dan dapat berbeda pada setiap individu. Ciri-ciri seseorang yang terkena FASDs adalah sebagai berikut:

1. Bentuk wajah yang abnormal, yaitu terdapatnya smooth philtrum (bentuk flat daerah antara hidung dan bibir bagian atas)

2. Ukuran kepala yang kecil, bibir atas sangat tipis, tulang muka flat , telinga dan dagu yang kecil.

3. Pertumbuhan anak terhambat sehingga menjadi lebih pendek dari tinggi rata-rata anak lainnya

4. Berat badan yang rendah dan koordinasi tubuh yang buruk

5. Anak hiperaktif, susah focus, IQ rendah

6. Kemampuan mengingat yang rendah, berbicara dan berbahasa yang terhambat

7. Lemah didalam kemampuan berlogika dan pengambilan keputusan

8. Gangguan didalam penglihatan dan pendengaran

9. Gangguan pada jantung, ginjal, atau tulang

Sampai saat ini belum ada pengobatan terhadap FASDs, cara terbaik adalah menghindari konsumsi alkohol selama proses kehamilan. Karena selain menyebabkan FASDs, alkohol juga dapat menyebabkan penyakit-penyakit lain seperti kanker. Jikalau anak-anak Anda mempunyai tanda dan gejala seperti diatas dan si Ibu mengkonsumsi alkohol selama proses kehamilan maka segeralah menghubungi dokter supaya segera dapat ditangani dan diberi arahan yang tepat untuk pasien FASDs. Jadi Pioneers Say no to alcohol !! (Denny Willianto)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *