Sakit Gula Tak Semanis Namanya

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan penyakit gula kan? Istilah sakit gula memang lebih ngetrend pada masyarakat di lingkungan sekitar kita. Penyakit gula atau penyakit kencing manis ini, dalam istilah medis disebut Diabetes Melitus (DM). Diabetes Melitus ini merupakan suatu kondisi dimana terjadi gangguan jumlah atau fungsi insulin di dalam tubuh. Insulin merupakan suatu hormon yang diproduksi oleh sel dalam pankreas yang diperlukan untuk memecah gula darah dan mengubahnya menjadi energi.

Ketika tubuh kita tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, maka kadar gula dalam darah akan mengalami peningkatan karena tidak dapat dikendalikan oleh insulin. Gejala yang menonjol adalah terjadinya sering kencing (terutamamalam hari), sering lapar dan sering haus. Sebagian besarpenderita DMtipe1berat badannya normal atau kurus. Biasanya terjadi pada usia muda dan memerlukan insulin seumurhidup.Diabetes Melitus tipe 2 disebabkan karena insulin tidak dapat bekerja dengan baik dimana fungsi insulin untuk metabolisme(merombak) glukosa tidak ada atau berkurang, penyakit ini sering terjadi pada usia > 40 tahun biasanya ditandai dengan obesitas/kegemukan.

Dewasa ini, DM telah menjadi momok bagi masyarakat. Faktor keturunan memang bisa menyebabkannya, tetapi pola hidup yang tidak sehat lebih berpengaruh besar terhadap penyakit DM ini. Pola hidup seperti mengonsumsi makanan tinggi kalori, obesitas, rendah serat, dan jarang olahraga. Jadi, kita bisa melakukan pencegahan terhadap penyakit DM, meski hanya DM tipe 2 yang bisa dilakukan pencegahan. Caranya dengan menerapkan gaya hidup sehat, misalnya makan makanan sehat rendah kalori dan lemak, aktif secara fisik, khususnya dengan berolahraga dan menjaga berat badan supaya tetap ideal.

Kita juga tidak perlu khawatir jika sudah menderita penyakit ini. Saat ini sudah ada beberapa pilihan terapi yang dapat digunakan. Terapi insulin adalah terapi yang wajib digunakan untuk DM1. Terapi DM 2 dapat diberikan obat-obatan seperti metformin, sulfonylurea, glinide, insulin, dan masih banyak lagi.Tujuan pengobatan diabetes pada dasarnya adalah mengontrol glikemia atau gula darah hingga mencapai kadar gulayang mendekati normal (kadar gula darah orang sehat).

Jadi, setelah kita mengenal apa itu penyakit DM, cara pencegahan dan terapinya kita dapat menjaga diri kita maupun orang-orang terdekat dari bahaya penyakit yang tidak semanis namanya ini. (Arga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *