Seminar Nasional Pharmadays 2017

Poster Seminar Nasional 7 skp

SEMINAR NASIONAL

“Peran Apoteker dalam Menyikapi Maraknya Periklanan Obat yang Berlebihan dan Pembelian Obat Online di Indonesia

PUSAT INFORMASI OBAT GADJAH MADA (PIOGAMA)

FAKULTAS FARMASI, UNIVERSITAS GADJAH MADA

  • Keynote Speech        :  Drs. Ondri Dwi Sampurno, M.Si., Apt. (Deputi II BPOM bagian Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen).
    Materi                         : Gambaran umum mengenai regulasi/ peraturan periklanan obat yang baik dan benar. Serta menjelaskan bagaimana peran BPOM dalam menyikapi hal tersebut yang berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.
  • Sesi I
    Pembicara                 : Dr. Nanang Munif Yasin, M.Pharm., Apt.(Sekretaris IAI DIY dan Dosen Fakultas Farmasi UGM)
    Materi                         : Penjelasan bagaimana peran/ sikap apoteker dalam menyikapi maraknya periklanan obat yang berlebihan dan pembelian obat online di Indonesia sehingga dapat meluruskan pandangan masyarakat dalam pelayanan kesehatan.
  • Sesi II
    Pembicara                  : Kanaidi, S.E., M.Sc., cSAP (Direktur PT Kreasi Tata Nilai)
    Materi                         : Penjelasan sistem dalam dunia marketing tentang periklanan obat, dampak iklan yang berlebihan, dan system pembelian obat secara online.

Latar Belakang

Obat menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan.Tak hanya itu, obat juga sebagai upaya pencegahan dan penyembuhan dari penyakit. Karena hampir semua orang memerlukannya, maka diproduksilah obat dan tak lupa untuk memasarkannya.Salah satu upaya pemasaran agar masyarakat mengetahui suatu produk yaitu melalui iklan atau promosi. Hal ini dapat kita saksikan di televisi maupun koran, dan banyak pula yang diputar melalui radio.

Maraknya periklanan obat di media massa, baik itu berbentuk cetak maupun elektronik, terkadang membuat masyarakat bingung akan pilihan obat yang sangat beragam. Tak sedikit pula masyarakat yang membeli obat karena iklannya sering muncul dan tertanam di pikiran masyarakat. Tak apa jika iklan yang diberikan sesuai dengan kenyataan, tetapi masih banyak iklan yang terlalu berlebihan dalam mendeskripsikan khasiat suatu produk. Padahal, sudah terdapat peraturan tentang periklanan baik obat herbal maupun obat sintetik.

Tak hanya iklan obat, dewasa ini mulai muncul sistem pembelian obat secara online dimana pasien tidak perlu pergi ke apotek untuk membeli obat ataupun menebus resep. Hal ini akan mengurangi peran apoteker dalam memberikan konsultasi kepada pasien dan memungkinkan adanya peningkatan pemakaian obat yang tidak sesuai (tidak rasional).

Melihat urgensi dari peran apoteker dalam menyikapi maraknya periklanan obat yang berlebihan dan pembelian obat online di Indonesia, PIOGAMA (Pusat Informasi Obat Gadjah Mada) sebagai suatu kelompok studi dan lembaga yang bergerak di bidang pemberian informasi obat ke masyarakat, bermaksud menyelenggarakan Pharmadays 2017: Pharmacy Competition and Seminar, bertemakan Peran Apoteker dalam Menyikapi Maraknya Periklanan Obat yang Berlebihan dan Pembelian Obat Online di Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai regulasi/ peraturan perikalanan obat yang baik dan benar serta menyikapi pembelian obat secara online khususnya untuk mahasisiwa kesehatan, serta praktisi kesehatan pada umumnya.

Pendaftaran

Alur pendaftaran dan link pendaftaran online bisa dilihat di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *