Waspada Malnutrisi pada Ibu Hamil

3116_awas-ini-dampak-gizi-buruk-saat-hamil

Asupan gizi sangat menentukan kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Kebutuhan gizi ibu hamil akan meningkat sebesar 15% dibandingkan dengan kebutuhan wanita normal. Gizi yang diterima ibu hamil haruslah cukup, kurang gizi pada ibu hamil akan menimbulkan dampak pada kesehatan janin dalam kandungannya.

Kekurangan gizi terjadi jika diet seorang ibu hamil mengandung nutrisi yang tidak mencukupi kebutuhan tubuhnya. Ibu hamil dengan gizi buruk juga akan mempengaruhi kesehatan dirinya sendiri. Gizi yang tidak cukup selama kehamilan akan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti anemia, merasa lelah dan lesuh, produktivitas rendah, dan menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terserang infeksi hingga keguguran dan bayi lahir prematur/mati.

Kurang gizi selama kehamilan mungkin terjadi karena beberapa faktor meliputi pengolahan makanan yang tidak tepat sehingga makanan menjadi tercemar atau tidak higienis dan mengandung kuman penyakit, diare, mual dan muntah menyebabkan kurangnya nafsu makan sehingga tidak ada gizi yang masuk, kehilangan nafsu makan karena kondisi kesehatan lainnya seperti infeksi kronis atau depresi, penggunaan obat tertentu yang bisa mengganggu penyerapan nutrisi hingga pemenuhan makanan berdasarkan pada makanan kesukaan saja sehingga pemenuhan gizi menurun atau berlebih.

Malnutrisi pada ibu hamil dapat dicegah dengan mengonsumsi beberapa nutrisi penting dalam masa kehamilan seperti tambahan energi. Selain untuk ibu, janin juga perlu energi untuk tumbuh kembang. Selanjutnya adalah protein yang diperlukan sebagai zat pengatur tubuh, pembentukan jaringan baru baik plasenta dan janin, pertumbuhan dan diferensiasi sel, pembentukan cadangan darah dan persiapan masa menyusui. Gizi berikutnya yang penting adalah karbohidrat yang merupakan sumber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin adalah karbohidrat. Selain itu, penting bagi ibu hamil junuk memperoleh asupan asam folat, zat besi, dan kalsium juga. Hal ini untuk mencegah cacat pada janin dan mengoptimalkan perkembangan otak janin dan lain sebagainya. Oleh karena itu sangatlah penting bagi seorang ibu hamil untuk mengatur pola dan asupan makanannya. Ibu hamil dapat berdiskusi dengan dokter ataupun ahli gizi terkait pola makan untuk menjamin asupan gizi yang diterima sudah mencukupi.

Sumber :
https://hellosehat.com/kehamilan/perkembangan-janin/pengaruh-ibu-hamil-kurang-gizi/
Revonadi, Yusli, 2013, Malnutrisi dan Mitos Kehamilan, Universitas Lampung, Lampung.
http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/135/jtptunimus-gdl-emilianaay-6720-3-babii.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *