Yuk, Hitung Lagi Kebutuhan Kalori Harianmu!

Kita pasti sering membaca informasi pada kemasan makanan atau minuman yang kita makan, seperti “Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal…”. Tapi tahukah Pioners apa arti dan fungsi informasi tersebut? Yuk, mari kita pelajari bersama.

AKG merupakan singkatan Angka Kecukupan Gizi, digunakan sebagai patokan dalam perencanaan konsumsi harian kita. Biasanya digunakan perhitungan AKG ini berdasarkan diet 2000 kalori per hari. Misalnya saja, tercantum %AKG natrium adalah 41%, artinya, dengan mengonsumsi produk tersebut, kebutuhan natrium kita telah terpenuhi sebanyak 41%, maka perlu diperhitungkan konsumsi natrium pada makanan lainnya.

Mengapa 2000 kkal? 2000 kkal menunjukkan jumlah kebutuhan energi harian pada kondisi tertentu. Pada orang tertentu, kebutuhan kalori harian dapat lebih rendah maupun lebih tinggi dari 2000. Besar kalori ditentukan oleh jenis kelamin, usia, aktivitas serta berat dan tinggi badan. Pemerintah telah menetapkan AKG bagi masyarakat Indonesia. Pada AKG 2004 seorang anak usia 9 tahun dengan berat dan tinggi badan normal (25 kg, 120 cm) misalnya, kebutuhan kalori hariannya mencapai 1800 kalori, sedangkan pada lelaki dewasa usia 18 tahun dengan berat badan dan tinggi badan normal ( 55 kg, 160 cm) mencapai 2600 kalori. Kebutuhan tersebut dengan aktivitas normal, bukan bagi seorang dengan aktivitas tinggi seperti atlet. Pada wanita hamil dan menyusui, jumlah kebutuhan kalori hariannya lebih banyak 300 hingga 600 kalori dari wanita biasa.

Setelah kita mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan, saatnya menengok kembali menu makan kita dalam sehari. Sudah mencukupi atau justru jauh di atas kebutuhan? Obesitas dapat menjadi ancaman jika kalori yang dikonsumsi lebih dari kebutuhan harian kita. Kita ambil contoh menu makan siang seorang mahasiswi dengan kebutuhan 1900 kalori setiap harinya, nasi putih (100 gram=178 kalori), bihun goreng (100 gram=150 kalori), telur dadar (143 kalori), dan segelas milkshake (350 kalori). Maka total kalori saat makan siang adalah 821 kalori. Sehingga dalam pemenuhan kalori sarapan dan makan malam dapat diperhitungkan. Selain kalori, kita juga harus memperhitungkan kecukupan nutrisi dan vitamin seperti tercantum dalam AKG 2004.

Mudah kan ternyata menghitung kalori harian kita. Selamat menghitung kebutuhan kalorimu dan memilih menu yang tepat, ya! Salam sehat! (Peni)

 

Sumber:
http://independen.net/2011/07/15/menghitung-kalori-dalam-sepiring-nasi-dan-makanan-lainnya/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *